Ternyata Nyeri Leher Bukan Tanda Kolesterol Sedang Naik, Tapi Tanda ....

Pernahkah kamu mendengar tentang leher tegang tanda kolesterol tubuh kita tinggi?

Fatimah Oktavianti
Selasa, 30 Mei 2023 | 18:47 WIB
Ternyata Nyeri Leher Bukan Tanda Kolesterol Sedang Naik, Tapi Tanda ....
Ilustrasi nyeri leher akibat kolesterol naik ((Pexles/Karolina Grabowska))

Poptren.suara.com – Meski dinyatakan “jahat” namun ternyata kolesterol itu juga dibutuhkan oleh tubuh kita. Kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga sel-sel tubuh kita untuk tetap sehat.

Tapi perlu dicamkan, bahwa terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol maka akan berdampak juga untuk tubuh kita.

Pernahkah kamu mendengar tentang leher tegang tanda kolesterol tubuh kita tinggi?

Melalui akun Tiktok yang bernama antonBUDIASIH mengatakan bahwa ia mendapat pasien yang sering mangadu bahwa mereka mengalami nyeri pada leher mereka.

Baca Juga:Catat ! Deretan Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Mulut

“Kolesterol bukan penyebab nyeri leher,banyak orang yang selalui kesini datangnya, ngadu kolesterolnya tinggi, nyeri lehernya” ucap Anton

Ia juga mengatakan bahwa pasiennya tersebut juga telah mencoba meminum obat kolesterol namun tak kunjung sembuh nyeri lehernya.

“Tapi setelah minum obat kolesterol, sampai beberapa hari nggak ada perubahan, karena memang penyebabnya bukan kolesterol” sambung Anton

Anton juga menjelaskan bahwa kolesterol hanya aka nada di sela pembulu darah.

“Kolesterol itu akan ngplak di selang pembuluh darah, orang yang punya darah tinggi, kegemukan dan ada diabetes” sanggah Anton

Baca Juga:Deretan Hal yang Akan Membantu Menjaga Kesehatan Saraf

Tak hanya itu saja ia juga mengatakan bahwa kolesterol tersebut bukan di pembulu darah yang ada di leher, namu ada di jantung dan di pembulu darah yang utama.

Bagi para penderita kolesetrol, Anton juga mengatakan bahwa tak usah khawatir tentang “penderita kolesterol akan terkena penyakit jantung”.

Itu bisa terjadi jika sang penderita kolesterol memiliki riwayat diabetes, kegemukan, darah tinggi dan perokok berat.

Anton akhirnya menjelaskan bahwa ketegangan otot di leher terjadi bukan karena kolesterol tetapi karena otot leher dan bahu itu kaku karena posisi tubuh saat berkendara, membaca, main gadget yang membuat tubuh banyak membungkuk sehingga terjadi ketegangan otot leher.

Tak hanya itu saja faktornya, kurangnya jam tidur juga bisa mempengaruhi ketegangan otot.

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Reading

Terkini

Tampilkan lebih banyak